☝Kong Imam Sya'fi'ie Jawara Pejuang Daerah Senen Jakarta Pusat Rohimahullohu Ta'ala.
✌Kong Haji Nausan Jawara Pejuang Daerah Gabus Bekasi Jawa Barat Rohimahulloh Ta'ala.
π€Dll, Rohimahumullohu Ta'ala.
1. Kong Imam Syafi'ie lahir di Kampung Bangka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 27 Agustus 1918.
Bang Pi'ie begitu dia hangat disapa merupakan salah satu pahlawan negeri ini. Dia bekas jawara Pasar Senen di Jakarta Pusat dan satu-satunya jagoan yang sempat menjabat Menteri Keamanan Rakyat dalam Kabinet Dwikora bentukan Presiden Soekarno.
Lulus Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (SSKAD) 1958 dengan pangkat Letkol, Syafi'ie yang memiliki 16 anak sering mengawal perjalanan Presiden Sukarno.
Pada tanggal 09 September 1982, Bang Pi’ie pun tutup usia. Dia meninggal di kediamannya di Jalan Wijaya 9, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebelum dimakamkan, iring-iringan jenazah Bang Pi’ie sempat dibawa mengitari daerah Senen hingga Kemayoran, sebelum akhirnya disemayamkan di Gedung Dewan Harian Daerah 45 Jakarta. Dalam pidato sebelum pemakaman Bang Pi’ie, mendiang Jenderal AH Nasution pun memberi sambutan. Pak Nasution bilang (dalam pidatonya) "Jasa-jasa beliau semasa pertempuran, sangat besar untuk negara, untuk kemerdekaan. Di masa itu orang seperti Pak Syafei ini dibutuhkan oleh bangsa,” ujar Edi. Prosesi pemakaman Bang Pi’ie pun dilakukan secara militer.
2. Masyarakat Kampung Gabus mengenal/menyebutnya dengan panggilan Papi. Dia adalah Haji Nausan, pria asli Betawi kelahiran Kampung Gabus, Desa Sriamur, Tambun Utara, Bekasi. Bapaknya bernama Haji Rindon, dikenal mempunyai tanah tercecer ratusan hektare dari wilayah Bekasi sampai Kalimaya, Cikampek.
Lahir dari keturunan tuan tanah asli Kampung Gabus. Namun perilakunya bersahaja dan mau merakyat. Pada zaman kemerdekaan ikut menjadi berjuang melawan penjajah. Semua jawara segan terhadap dia.
Haji Nausan seangkatan dengan tiga pejuang Bekasil lainnya, yakni Kiai Noer Alie yang dijuluki Singa Kerawang, Haji Jolie, dan kalangan militer keturunan Tionghoa Mayor Oking.
Sekitar 1950-an Haji Nausan didapuk sebagai kepala daerah Bekasi pertama setingkat wali kota. Dulu Bekasi mencakup hingga wilayah Batavia, termasuk Jatinegara sekarang
ini.
Sekarang nama Papi atau Haji Nausan diabadikan menjadi nama jalan membentang antara Desa Sriamur dan Desa Srimahi.
Haji Nausan bin Rindon, kelahiran Bekasi, 10 april 1911 dan wafat 18 oktober 1989.
Demikianlah biografi singkat perjalanan dua dari ratusan bahkan ribuan orang-orang yang pernah mengambil ilmu dan kemanfaatan, keberkahan serta keteladanan daripada Kong Haji Darip. Hanya saja diantara keturunan-keturunan mereka orang-orang yang dibesarkan namanya karna Kong Haji Darip, hanya dari keturunan dua orang ini yakni Kong Pi'ie dan Kong H.Nausan yang tak segan-segan dan malu/gengsi menyebutkan/menceritakannya dimuka umum dan tanpa memutar balik fakta sejarah, Wallohu A'lam. Semoga mereka Alloh Ta'ala pertemukan dan persatukan kembali di Alam Barzakh hingga Akhirat dalam karunia, Rohmat dan AmpunanNYA, sebagaimana Alloh Ta'ala pertemukan dan persatukan mereka saat di Dunia. Aamiin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar