Berikut ini adalah beberapa kisah sepercik karomah para Wali Alloh yang Dianugerahkan kepada Muallim Haji Darip didalam perjuangannya membela tanah air Indonesia.
1. MUALLIM HAJI DARIP MENADANGI PELURU DENGAN WADAH
Di kisahkan dari Kong Misan, putra pejuang Depok jawa barat bernama Kong Daeran. Beliau bercerita tentang apa yang disaksikan saat ikut berjuang bersama ayahnya dan Muallim Haji Darip di Karawang Jawa barat.
Saat pertempuran menghadapi pasukan Jepang di Bekasi, Kong Misan menyaksikan bagaimana Muallim Haji Darip menadangi peluru dengan wadah. "Kalau dia memang sakti, peluru saja ditadangin pake ember," kata Kong Misan saat berbincang http://denganmerdeka.combeberapa waktu lalu.
2. MUALLIM HAJI DARIP SELAMAT DARI RUDAL PESAWAT TEMPUR TENTARA INGGRIS
Di kisahkan dari salah seorang exponen pejuang 45 keturunan arab (75 th), asal cipinang jakarta timur bernama Qodri saat berbincang dengan warga setempat.
Pada saat itu ia bersama pasukan TKR dan Muallim Haji Darip sedang bertempur di jalur antara Karawang - Bekasi. Mereka dibuat takjub oleh Muallim Haji Darip saat menyaksikan rudal pesawat tempur Inggris yang mereka duga akan jatuh mengenai pasukan Muallim Haji Darip, namun rudal itu seperti berbelok sendiri berganti arah dan jatuh di tanah yang jauh dari penduduk.
3. MUALLIM HAJI DARIP TAHU AKAN DISERANG RUDAL/BOM/MORTIR KIRIMAN TENTARA BELANDA ATAU INGGRIS
Di kisahkan dari Istri Haji Darip yang bernama Ibu Sarfinah (83 th) saat berada di Purwakarta, tempat persembunyian Haji Darip.
Waktu itu, ibu sarfinah sedang masak. Tiba-tiba saja Muallim Haji Darip memerintahkannya untuk kemas-kemas buat pindah dan meninggalkan barang-barang seraya Muallim Haji Darip berkata "Sebentar lagi Belanda Mau Menyerang". Setelah mereka sudah keluar dari rumah persembunyiannya, kira-kira satu kilometer, bom jatuh tepat di rumah yang baru saja ditinggalin ibu sarfinah dan Muallim Haji Darip. Kemudian mereka pindah (masih di daerah Purwakarta) disebuah rumah besar milik orang Belanda yang berhasil diusir pasukan Muallim Haji Darip. Disini Muallim Haji Darip tinggal bersama empat orang istrinya.
4. MUALLIM HAJI DARIP KEBAL PELURU
Kemudian ketika Ibu Sarfinah dan Muallim Haji Darip beserta 10 orang pasukan Muallim Haji Darip hendak kembali ke Purwakarta setelah menemani Muallim Haji Darip menjumpai tokoh-tokoh dari badan-badan perjuangan di Jakarta. dipertengahan jalan, Ibu sarfinah dan Muallim Haji Darip beserta pasukannya bertemu satu kompi tentara Belanda. Terjadilah pertempuran. Kemudian Ibu sarfinah mengumpat disemak-semak, dan menyaksikan pertempuran itu secara langsung. Dimata ibu sarfinah, semua anak buah Muallim Haji Darip tewas tergeletak kecuali Muallim Haji Darip yang tetap berusaha melawan tanpa satu peluru pun yang bisa menembus badannya hingga Muallim Haji Darip berhasil melumpuhkan satu Kompi tentara Belanda itu hingga tewas.
5. TERJADI DUA MUALLIM HAJI DARIP PADA TANGGAL, BULAN, TAHUN, DAN JAM YANG SAMA
Di kisahkan dari seorang Exponen pejuang 45 asal jawa tengah. bercerita tentang masa-masa mendekam dipenjara Glodok bersama Muallim Haji Darip ketika tertangkap Belanda di Purwakarta.
"Pada waktu saya ditahan Belanda dipenjara Glodok Jakarta, lebaran tahun 1948 lamat-lamat saya masih ingat. pas pada waktu itu, tiga malam sebelum lebaran, seorang tokoh pejuang krawang-bekasi yang bernama Muallim Haji Darip yang legendaris, masuk kedalam kamar saya sebagai tahanan. orangnya kecil, dengan mata yang bersinar seperti mata burung elang, lengannya kecil tetapi sekeras rotan borneo, bahasanya halus, bibirnya selalu senyum, dan mulutnya selalu bergerak-gerak mengucapkan dzikir. Kami jadi bertujuh setelah kedatangannya. Ia sama sekali tak pernah berbicara soal perjuangan ataupun soal islam. bicaranya soal sawah dan soal kesulitan hidup para petani. Tetapi setiap hari ada saja kiriman makanan yang masuk untuk Muallim Haji Darip dan jumlahnya banyak dan cukup mewah untuk kami bertujuh. Pas pada waktu itu malem takbiran, ada gegeran. Selesai makam malam, Muallim Haji Darip terus saja sholat isya' dan berdzikir tanpa peduli kami. Tiba-tiba pintu barak kami dibuka dengan suara riuh rendah. Begitu terbuka, belasan serdadu KNIL dipimpin kepala penjara Glodok M Rappa, menyerbu masuk "Mana Haji Darip, mana Haji Darip", mereka seperti tak percaya bahwa Muallim Haji Darip dengan tenangnya masih berdzikir menghitung tasbihnya.
Mengapa mereka menyerbu masuk ?
ternyata pada malam itu, selesai berbuka puasa, satu kompi KNIL dihabisi oleh laskar Muallim Haji Darip yang dipimpin Muallim Haji Darip sendiri. Padahal kami berenam bersaksi, bahwa sejak pagi Muallim Haji Darip tak pernah beringsut dari tempat tidurnya. Ia duduk tak bergeming.
Apakah ada dua Muallim Haji Darip ?
ataukah seperti kata orang, Muallim Haji Darip bisa berada dimana-mana dalam waktu yang sama ?
- Kisah lain yang serupa datang dari seorang wanita pejuang asal Jakarta ibu Azizah (93th).
Ketika tentara Inggris dan Belanda hendak memasuki Klender, Muallim Haji Darip berunding bersama para pejuang lainnya dan bersiap melakukan perlawanan. Saat pasukan Muallim Haji Darip berangkat ke medan pertempuran, ia melihat Muallim Haji Darip masuk ke kamar dan menggantungkan baju yang dipakainya. Timbul tanda tanya didalam hatinya " ko', anak buahnya disuruh perang tapi dia (Muallim Haji Darip) malah masuk kekamar". Karna penasaran, Ia pun memberanikan diri mengintip kamar Muallim Haji Darip dan mencari tahu apa yang dilakukan Muallim Haji Darip didalam kamar. Dan ia mendapati bahwa Muallim Haji Darip tidur dikamar itu setelah menggantungkan bajunya. Lalu Ia hapuskan semua yang melintas dihati dan pikirannya dan meninggalkan kamar Muallim Haji Darip yang nampak tertidur lelap dan menyusul para pejuang yang lebih dulu menuju lokasi pertempuran. Setelah sampai di medan pertempuran para pejuang, ia dibuat kaget dengan keberadaan sosok Muallim Haji Darip yang berada tepat di depan barisan para pejuang yang sedang menggempur tentara Inggris dan Belanda dengan baju yang sama sebagaimana yang ia lihat pada saat Muallim Haji Darip memasuki kamarnya dan tidur. Disela suasana hati pikiran yang timbul berbagai prasangka dan tanda tanya "antara percaya dan tidak percaya", dan untuk memastikannya ia pun memutuskan untuk meninggalkan medan pertempuran dan kembali melihat kamar Muallim Haji Darip. Setelah sampai dikamar Muallim Haji Darip, Lagi-lagi ia dibuat kaget dengan keberadaan badan Muallim Haji Darip yang masih tertidur dan baju yang masih tergantung persis seperti saat pertama kali ia mengintip kamar Muallim Haji Darip.
6. MUALLIM HAJI DARIP SELAMAT DARI PERAMPOKAN
Di kisahkan dari sodara Tamin Amin dari kakeknya seorang exponen pejuang 45 asal Sunter Jakarta utara bernama Kong H.Mujitabah bin H.Kumpi Ri'i yang dulu turut bergabung berjuang bersama Muallim Haji Darip. suatu ketika selepas ba'da isya', Kong H.Mujitabah berangkat dari Sunter menuju rumah Muallim Haji Darip untuk melaksanakan tugas. Sesampainya di kediaman Muallim Haji Darip tepat pukul 2 pagi. Saat Kong H.Mujitabah memasuki pelataran rumah Muallim Haji Darip, ia melihat ada 3 pria sedang gelesor di pelataran rumah Muallim Haji Darip seperti orang yang sedang berenang. kemudian Kong H.Mujitabah bertanya kepada 3 pria tersebut "Bang, ente lagi pade ngapain ?", 3 pria itu tidak menjawab dan tetap dalam posisi berenang. Maka Kong H.Mujitabah segera menemui Muallim Haji Darip untuk memberitahukan keberadaan 3 pria tersebut yang berada dipelataran rumahnya. singkat cerita, Kong H.Mujitabah bersama Muallim Haji Darip dan para mujahid mendatangi 3 pria tersebut. lalu Muallim Haji Darip bertanya kepada 3 pria itu : "Ente, lagi pade ngapain ?"
3 laki-laki itu menjawab : "lagi berenang"
Muallim Haji Darip bertanya lagi : "mau kemane ?"
ke 3 laki laki itu menjawab : "Kerumah itu (masuk kerumah Muallim Haji Darip)"
Muallim Haji Darip betanya lagi : "Mau Ngapain ?"
3 laki-laki itu menjawab : "Mau Merampok".
Spontan para laskar menjadi geram mendengar jawaban terakhir ke 3 pria itu. Kemudian Muallim Haji Darip menenangkan para laskar. setelah semua sudah tenang, Muallim Haji Darip mengusap jidat ke 3 pria tersebut dan seketika itu juga mereka tersadar dan sangat terkejut disertai rasa takut karena di kelilinggi para laskar Muallim Haji Darip. Lalu mereka diberi minum oleh Muallim Haji Darip sambil bertanya : "ente, dari mane tong ?"
ke 3 laki itu menjawab : "Kami dari wetan (Daerah Bekasi)".
Maka Muallim Haji Darip memberitahu namanya dan kalau rumah yang mau di rampok adalah rumahnya. Dan ke 3 pria itu pun sujud ketakutan di kaki Muallim Haji Darip setelah tahu bahwa yang ingin di rampok ternyata Muallim Haji Darip.
Walloohu A'lam...
Demikianlah beberapa kisah sepercik karomah para Wali Alloh yang Di anugerahkan kepada Muallim Haji Darip karna kecintaan dan penghormatannya yang tinggi kepada Para Wali dari keturunan-keturunan Nabi Saw (para Habib dan Syarifah) sehingga Muallim Haji Darip berhasil menempuh jalan kesholehan dan ketawadluan dirinya didalam mengamalkan ilmu agama yang diketahuinya dan juga karna sifat bakti dan taatnya kepada Ayah, Ibu, serta Guru-gurunya yang memberitahukan jalan-jalan ke-Tuhanan kepadanya sehingga ia bisa beribadah kepada Tuhan Alloh Swt sebagaimana mestinya.
Semoga kita dapat memetik pelajaran dari kisah ini, dan memberi manfaat bagi kehidupan kita sekarang dan yang akan datang. Karenanya tetaplah kita berada pada jalan-jalan yang pernah dilalui para pendahulu kita. Yang mereka banyak diterpa kesulitan hidup namun tetap mampu mendekati, mencintai dan berkhidmat kepada para Ulama dan Habaib sehingga bagaimanapun sulitnya kehidupan mereka, tetap mereka dengar dan taat kepada para Ulama dan Habaib dan menghasilkan kita dengan segala kenikmatan yang dulu mereka perjuangkan. janganlah kita sekali-kali membenci, mengganggu, bahkan menyakiti mereka. terutama Ulama/Habaib/Syarifah yang memiliki garis keturunan Nabi Saw. Karna diantara sebab kemuliaan (karomah) Muallim Haji Darip didapat karna kecintaan, Penghormatan dan pendharma baktian Muallim Haji Darip yang tinggi kepada para Habaib/Syarifah.
Dan perlu dicatat !!! Muallim Haji Darip tidak kenal atau memakai Jimat/Isim atau ajian-ajian apapun. semua yang dialami Muallim Haji Darip dan disaksikan orang banyak itu murni karna karunia Alloh swt yang diberikan kepada Muallim Haji Darip sebagai HambaNYA yang Sholeh.
Admin, 24 Romadlon 1438 H
16 Juni 2017 M
Seiring dengan berkepanjangannya tulisan-tulisan yang bersifat tendensius di media sosial mengenai Muallim Kyai Haji Darip kami mengajak dan menghimbau bagi siapa saja yang ingin menulis artikel di dunia maya dan media sosial lainnya atau melakukan riset, penelitian untuk karya ilmiah tentang kiprah pejuang kemerdekaan asal betawi Muallim Kyai Haji Darip Klender untuk mencermati beberapa literatur sejarah yang ada di blog ini yang direkomendasikan pihak keluarga Muallim Kyai Haji Darip.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenang dan Meluruskan Sejarah Muallim Haji Darip dan Pertempuran Klender 1945
Di Klender, Klari, Bekasi, Kebayoran lama, Tangerang, dan daerah Banten, para Kyai, dan Alim Ulama mulai menyusun kekuatan untuk menentang ...
-
🔊 Biografi Singkat Murid-murid Muallim Haji Darip Klender Rohimahullohu Ta'ala. ☝Kong Imam Sya'fi'ie Jawara Pejuang Daerah...
-
Oleh : GJ. Nawi (Gusman Natawidjaja) - Maen Pukulan H.Darip Klender Kampung Klender merupakan rawa-rawa tak bertuan. Riwayat keberad...
-
Dikisahkan dari putra ketiga daripada Muallim Haji Darip yakni H.Qomaruddin dengan dua orang rekannya yakni H.Farah dari Kp.Tanah 80, KH...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar